BAB X PENILAIAN PEMBELAJARAN TEMATIK
A.    Prinsip dan prosedur penilaian
Beberapa aspek yang bisa menjadi perhatian penilaian diantaranya adalah: Aspek akademis, meliputi apa yanng diketahui, dipahami dan tersimpan dalam otak siswa. Aspek pemikiran, meliputi kualitas penalaran, kerangka kerja konseptual, penggunaan metode ilmiah dan pemecahan masalah serta kemampuan menyusun argumentasi. Aspek keterampilan, meliputi keterampilan komunikasi tulis dan lisan, keterampilan meneliti, keterampilan alam mengorganisasi dan menganalisis informasi dan keterampilan teknik. Aspek sikap, meliputi sikap suka belajar, komitmen untuk menjadi warga negara yang baik, kegemaran membaca, kegemaran berpikir ilmiah dan sebagainya. Aspek kebiasaan kerja, meliputi menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, menggunakan waktu dengan bijaksana, bekerja sebaik mungkin dan sebagainya.
1.      Prinsip-Prinsip Penilaian
Dapat dijelaskan prinsip-prinsip penilaian, yang secara keseluruhan harus memperhatikan beberapa hal dalam melaksanakan penilaian antara lain adalah :
a.       Berorientasi pada kompetensi
b.      Menyeluruh
c.       Valid
d.      Adil dan terbuka
e.       Mendidik
f.        Menyeluruh
g.      Berkesinambungan
h.      Bermakna
2.      Prosedur Penilaian
Ada beberapa langkah yang dapat dijadikan pegangan dalam melaksanakan proses penilaian hasil belajar, yaitu:
a.       Merumuskan atau mempertegas tujuan-tujuan pengajaran.
b.      Mengkaji kembali materi pengajaran berdasarkan kurikulum dan silabus mata pelajaran.
c.       Menyususn alat-alat penilaian, baik tes maupu non tes.
d.      Menggunakan hasil-hasil penilaian sesuai dengan tujuan penilaian tersebut.
B.     Jenis Penilaian
Jenis penilaian pembelajaran tematik dilihat dari segi alatnya terdiri atas tes dan bukan tes. Sistem penilaian dengan menggunakan teknik tes disebut penilaian konvensional. Sistem penilaian tersebut kurang dapat menggambarkan kemajuan belajar peserta didik secara menyeluruh, sebab biasanya hasil belajar peserta didik digambarkan dalam bentuk angka-angka atau huruf-huruf dimana gambaran maknanya sangat abstrak. Oleh karena itu, untuk melengkapi gambaran kemajuan belajar peseta didik secara menyeluruh, perlu dilengkapi dengan menggunakan teknik penilaian lainnya yaitu teknik bukan tes. Penilaian dengan menggunakan tenik bukan tes disebut penilaian alternatif.
C.     Instrumen Penilaian Tes Tertulis
Tes tertulis ada dua bentuk soal, yaitu: 1) soal dengan pilihan jawaban (pilihan ganda, dua pilihan/benar-salah, ya-tidak, menjodohkan) dan 2) soal dengan mensuplai jawaban (isian atau melengkapi, jawaban singkat atau pendek, soal uraian).
Tes tertulis bentuk uraian adalah alat penilaian yang menuntut peserta didik untuk mengingat, memahami, dan mengorganisasikan gagasannya atau hal-hal yang sudah dipelajari, dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis dengan menggunakan kata-katanya sendiri. Alat ini dapat menilai berbagai jenis kemampuan, misalnya mengemukakan pendapat, berpikir logis, dan menyimpulkan. Kelemahan alat ini antara lain cakupan materi yang ditanyakan terbatas.
D.    Intrumen Penilaian Nontes
1.      Penilaian Pengamatan
Sebagai alat evaluasi pengamatan dipakai untuk: a) menilai minat, sikap dan nilai-nilai yang terkandung dalam diri peserta didik dan b) melihat proses kegiatan pembelajaran baik individu maupun kelompok. Teknik yang digunakan adalah daaftar cek dan skala penilaian.
2.      Penilaian Portofolio
Penilaian portofolio merupakan strategi penilaian dengan cara mengumpulkan dan menilai hasil kerja dan tugas siswa secara berkelanjutan sebagai acuan bagi guru untuk melihat apakah telah terjadi kemajuan belajar pada diri siswa.
3.      Penilaian Kinerja
Dengan menerapkan penilaian kinerja guru bisa mengetahui apakah siswa mampu memahami dan menerapkan konsep yang telah dipahaminya. Tes kinerja dapat dimanfaatkan misalnya untuk mengukur kemampuan anak membaca, kegiatan fisik atau olahraga, praktikum.
4.      Penilaian Sikap
Penilaian sikap sebagai penilaian terhadap perilaku dan keyakinan siswa terhadap suatu objek, fenomena atau masalah. Penilaian ini dapat dilakukan dengan cara, antara lain: a) observasi perilaku, misalnya tentang kerja sama, inisiatif, perhatian; b) pertanyaan langsung, misalnya tanggapan terhadap tata tertib sekolah yang baru; c) laporan pribadi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini