BAB XI CONTOH PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK KELAS AWAL SEKOLAH DASAR (SD) / MADRASAH IBTIDA’IYAH (MI)
A.    Model keterhubungan/ terkait
1.      Tahap perencanaan
Pada tahap perencanaan ini guru mencermati standar kompetensi suatu mata pelajaran untuk menentukan karakteristik antar kompetensi dasar suatu mata pelajaran dalam satu tingkat kelas. Kemudian guru menjabarkan kompetensi kedalam indikator.
Contoh:
Pada permendiknas no. 22 tentang kompetensi dasar maat pelajaran IPS kelas III semester 2 terdapat standar kompetensi dan kompetensi dasar sebagai berikut:
Memahami jenis pekerjaan dan penggunaan uang
a.       Mengenal jenis-jenis pekerjaan
b.      Memahami pentingnya semangat kerja
c.       Memahami kegiatan jual beli di lingkungan rumah dan sekolah
d.      Mengenal sejarah uang
e.       Mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan
Kompetensi dasar tersebut kemudian dijembarkan dalam indikator sebagai berikut:
a.       Mengenal jenis-jenis pekerjaan
1)      Mengenal pekerjaan bidnag perdagangan
2)      Mengenal bidang pekerjaan guru
3)      Mengenal  bidang pekerjaan polisi
b.       Memahami pentingnya semangat kerja
1)      Menjelaskan pengertian etos kerja
2)      Mengidentifikasi ciri-ciri semangat kerja
3)      Menjelaskan pengaruh semangat kerja terhadap kesuksesan bekerja
c.       Memahami kegiatan jual beli dilingkungan rumah dan sekolah
1)      Mengidentifikasi kegiatan jual beli di lingkungan rumah dan sekolah
2)      Mengenal jual beli sehari-hari
d.      Mengenal sejarah uang
1)      Mengenal sistem barter
2)      Mengenal lat tukar mas dan perak
3)      Mengenal alat tukar logam
e.       Mengenal penggunaan uang sesuai degan kebutuhan
1)      Mengenal berbagai nilai mata uang
2)      Mengenal manfaat mata uang
3)      Memecahkan masalah yang menggunakan uang
Dari penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar kedalam indikator, guru menentukan tema. Misalkan tema yang diambil adalah belanja. Dalam hal ini guru perlu menyusun danmerencanakan pembelajaran yang mengaitkan belanja dengan materi keterhubungan indikator dalam mata pelajaran IPS di kelas III semester 2.
Aktivitas yang akan dilaksanakan dapat direncanakan menjadi beberapa kali pertemuan yang meliputi empat kegiatan. Dalam satu kegiatan dapat dilaksanakan beberapa kali pertemuan tergantung kepadatan dan ketuntasan dari materi yang ingin dicapai. Pada setiap kegiatan guru dapat melaksanakan penilaian baik proses maupun akhir kegiatan. Sebagai contoh dapat direncanakan sebagai berikut.
1.        Kegiatan 1
Dalam kegiatan ini guru merencanakan pelaksanaan untuk memperkenalkan pekerjaan bidang perdagangan.
2.        Kegiatan 2
Dalam kegiatan ini guru mengenalkan kegiatan jual beli untuk kegiatan sehari-hari. Siswa diajak mengidentifikasi kegiatan jual beli di lingkungan rumah dan sekolah serta mengenal jual beli kebuthan sehari-hari.
3.        Dalam kegiatan ini guru melaksanakan pembelajaran untuk mengenalkan nilai mata uang; misal: lima ribuan, ribuan, lima ratusan dan ratusan serta manfaat dari uang antara lain untuk jual beli. Media yang harus disiapkan ialah uang-uangan atau model praga mata uang yang nilainya lima ribuan, ribuan, lima ratusan dan ratusan.
2.      Tahap pelaksanaan
a.       Metode/strategi
Kegiatan pembalajaran pada tahap ini adalah bermain peran untuk melakukan kegiatan jual beli kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah metode demonstrasi.
b.      Skenario KBM
Dengan bermain peran siswa seakan-akan bermain, tetapi sebentul siswa juga berpikir dan bertindak yaitu siswa menjadi pembeli, penjual, mengidentifikasi kebutuhan yang ingin dibeli, mengkalkulasi keseimbangan uang yang dimiliki dengan barang yang akan di beli, dan tukar menukar mata uang.      
Kegiatan belajar mengajar dapat di jabarkan sebagai berikut:
1)      Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, yang masing masing kelompok terdiri dari 4 sampai 5 orang. Pembagian  tugas setiap kelompok diatur sebagai berikut. 3 orang sebagai pembeli, 1 orang sebagai penjual, dan 1 orang sebagai pengamat. Tugas pengamat adalah mengamati proses terjadinya jual beli barang-barang, penghitung barang yang dibeli, penghitungan harga, pembayaran dan pengembalian. Mengingat tugas pengamatan yang begitu penting, maka siswa yang ditunjuk sebagai pengamatan ini harus mempunyai kelebihan pengetahuan dan keterampilan dibanding teman yang lain. Siswa yang bertugas sebagai penjual dan pembeli dapat bergantian dalam proses jual  beli pada satu periode yang telah ditentukan sampai selesai.
2)      Setiap siswa yang bertugas sebagai pembeli diberi sejumlah uang yang telah ditentukan misal Rp. 5.000 untuk dibelikan sejumlah barang yang mereka inginkan, dan diharapkan uang yang dipunyai tidak dihabiskan atau masih ada uang kembali. Penjual juga diberi modal berupa barang-barang yang dijual dengan mata uang yang bernilai kecil sebagai uang kembalian.
3)      Bila transaksi periode 1 telah selesai dapat dilanjutkan ke periode ke 2, dengan cara mengganti peran petugas penjual menjadi pembeli. Sedangkan salah satu pembeli berganti peran menjadi penjual. Kegiatan ini diteruskan sehingga masing-masing siswa pernah bertugas sebagai pembeli maupun penjual.
c.       Media
Media yang dapat digunakan dapat pembelajaran ini adalah barang-barang bekas kebutuhan sehari-hari, seperti botol bekas sampo, botol bedak bayi, botol minyak kayu putih, atau bungkus makanan anak-anak.
d.      Penilaian
Dalam pembelajaran ini guru bekerja bersama-sama dengan pengamat untuk membantu individu maupun kelompok dalam melaksanakan tugasnya. Guru secraa terus menerus melakukan pengamatan dan penilaian baik secara individu maupun kelompok. Aspek-aspek penilaian dapat berupa: 1) partisipasi maisng-masing siswa dalam kerja kelompok, 2) kekompakan kelompok, 3) produktivitas kelompok, 4) toleransi dan sikap, 5) penggunaan bahasa dalam komunikasi. Teknik yang digunakan dalam menarik kesimpulan penilaian dapat beragam misalnya melalui: daftar check, pengamatan, penyajian laporan secara individu dari pengalaman siswa menjadi pembeli maupun tes tertulis setelah proses pembelajaran selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini