BAB IX PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK
A.
Karakteristik
media dan sumber pembelajaran tematik
Menurut Degeng (1993: 216)
sekurang-kurangnya ada 5 cara dalam mengklasifikasikan media pembelajaran untuk
keperluan merumuskan strategi penyampaian, yaitu:
1.
Tingkat
kecepatan representasi
2.
Tingkat
interaktif yang mampu ditimbulkannya
3.
Tingkat
kemampuan khusus yang dimilikinya
4.
Tingkat
motivasi yang mampu ditimbulkannya
5.
Tingkat
biaya yang diperlukan
B.
Pemilihan
media dan sumber pembelajaran tematik
Untuk media rancangan terdapat
beberapa langkah yang perlu diajukan sebelum memilih dan merancangnya, yaitu:
a.
Menetukan
apakah pesan yang akan disampaikan itu tujuan pembelajaran atau hanya sekedar
informasi/hiburan.
b.
Menetapkan
apakah media itu dirancang untuk keperluan pembelajaran atau alat bantu
mengajar.
c.
Menentukan
apakah dalam usaha mendorong kegiatan belajar tersebut akan digunakan strategi
afektif, kognitif, atau psikomotor.
d.
Menentukan
media yang sesuai dari kelompok media yang cocok untuk strategi yang dipilih
dengan mempertimbangkan ketentuan kebijakan, fasilitas yang ada, kemampuan
produksi dan biaya.
e.
Mereview
kembali kelemahan dan kelebihan media yang dipilih.
f.
Perencanaan
pengembangan dan produksi media tersebut.
C.
Lembar
kegiatan pembelajaran tematik
1.
Pengajar
sebagai fasilitator dan siswa belajar sendiri
Pengajar bertindak sebagai fasilitator untuk mengontrol kemajuan
siswa, memberi motivasi, memberi petunjuk untuk memecahkan kesulitan siswa, dan
menyelenggarakan tes.
2.
Pengajar
sebagai sumber tunggal dan siswa belajar darinya
Kegiatan pembelajaran ini berlangsung dengan menggunakan pengajar
sebagai satu-satunya sumber bahan belajar dan sekaligus betindak sebagai
penyaji isi pelajaran. Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut dengan
cara mendengarkan ceramah dari pengajar, mencatat, mengisi formulir, dan
mengerjakan tugas-tugs yang diberikan oleh pengajar.
3.
Pengajar
sebagai penyaji bahan belajar yang dipilihnya disingkat pengajar, bahan, siswa
(PSB)
Kegiatan pembelajaran PSB menggunakan bahan belajar yang telah ada
di lapangan. Bahan belajar itu dipilih oleh pengajar atas dasar kesesuaiannya
dengan strategi yang disusunnya . pengajar menyajikan isi pelajaran sesuai
dengan strategi yang disusunnya dengan menambah atau mengurangi materi yang ada
di dalam bahan belajar yang ia gunakan.
D.
Karakteristik
lembar kegiatan pembelajaran yang baik
1.
Mengembangkan
bahan belajar mandiri
Bahan belajar
mandiri mempunyai empat karakteristik sebagai berikut:
a)
Mempunyai
kalimat yang mampu menjelaskan sendiri.
b)
Dapat
dipelajari oleh siswa sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.
c)
Dapat
dipelajari siswa menurut waktu dan tempat yang dipilihnya.
d)
Mampu
membuat siswa aktif melakukan sesuatau pada saat belajar, seperti mengerjakan
latihan, tes atau kegiatan praktik.
2.
Pengembangan
bahan pengajaran konvensional
Bahan yang
diberikan kepada siswa dalam pengajaran konvensioanl adalah program pengajaran
yang berisi deskripsi singkat isi pelajaran, topik dan jadwal pelajaran untuk
setiap kali pertemuan, tugas-tugas yang diharapkan diselesaikan siswa, dan cara
pemberian nilai hasil belajar siswa.
3.
Pengembangan
bahan PBS
Berikut ini
langkah-langkah yang dapat digunakan oleh pengembang pembelajaran dalam
mengembangkan bahan PSB adalah:
a)
Memilih
dan mengumpulkan bahan pembelajaran.
b)
Menyusun
bahan tersebut sesuai dengan urutan.
c)
Mengidentifikais
bahan-bahan yang tidka diperoleh dari lapangan untuk ditutup dengan penyajian
pengajar.
d)
Menyusun
program pembelajaran.
e)
Menyusun
petunjuk cara menggunakan bahan pembelajaran yang dibagikan kepada siswa.
f)
Menyusun
bahan lain
E.
Menyusun
lembar kegiatan pembelajaran yang baik
Selain mengembangkan bahan
pembelajaran yang berbentuk salah satu diatara bahan belajar mandiri, bahan
pengajaran konvensional atau bahan PSB sebagai bentuk kegiatan pembelajaran,
pengembangan pembelajaran juga harus mengembangkan dua macam pedoman, yaitu
pedoman siswa dan pedoman pengajar. Pedoman siswa dan pedoman pengajar ini
diperlukan oleh setiap bentuk kegiatan pembelajaran.
Bahan pembelajaran yang terdiri dari
bahan belajar, pedoman siswa, pedoman pengajar, dan tes merupakan satu set
paket bahan yang dipergunakan oleh siswa dan pengajar selama melaksanakan
kegiatan belajar.
F.
Lembar
kegiatan siswa pembelajaran tematik
Lembar kegiatan siswa dibagi dalam
dua macam, yaitu: 1) lembar kegiatan yang berisi sarana untuk melatih,
mengembangkan keterampilan dan mengembangkan serta menemukan konsep dalam suatu
tema (lembar kegiatan siswa tak berstruktur), 2) lembar kegiatan siswa yang
dirancang untuk membimbing siswa dalam suatu proses belajar mengajar dengan
atau tanpa bimbingan guru (lembar kegiatan siswa berstruktur). Lembar kegiatan
siswa dimaksudkan untuk mengaktifkan siswa, membuat siswa menemukan dna
mengembangkan konsep, melatih siswa menemukan konsep, menjadi alternative cara
penyajian materi pelajaran yang menekankan keaktivan siswa, serta dapat
memotivasi siswa.
G.
Membuat
media pembelajaran tematik
Sebagai gambaran pembuatan media
pembelajaran tematik, berikut ini dijelaskan tahap-tahap sebagai berikut:
1.
Penyusunan
rancangan
2.
Penulisan
naskah
3.
Produksi
media
4.
Evaluasi
program media
a)
Evaluasi
formatif
Evaluasi
formatif adalah proses yang dimaksudkan untuk mengumpulakn data tentang
efektifitas dan efisiensi media pembelajaran yang telah diproduksi untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ada tiga tahap
evaluasi formatif yang dilakukan terhadap evaluasi program media, yaitu
evaluasi satu lawan satu, evaluasi kelompok kecil, dan evaluasi lapangan.
b)
Evaluasi
sumatif
Evaluasi
sumatif merupakan bentuk final dari suatu produk media pembelajaran, setelah
diperbaiki dan disempurnakan. Evaluasi sumatif dimaksudkan mengumpulkan data
untuk menentukan apakah media yang telah dibuat patut digunakan dalam
situasi-situasi tetentu atau apakah media tersebut benar-benar efektif seperti
yang dilaporkan.
Komentar
Posting Komentar