BAB VIII STRATEGI PELAKSANAAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI
KELAS
A.
Strategi
pelaksanaan pembelajaran tematik
1.
Klasifikasi
strategi pembelajaran tematik
Dick dan carey
(1985) mengemukakan bahwa suatu strategi pembelajaran menjelaskan komponen-
komponen umum dari suatu set bahan pembelajaran dan prosedur-prosedur yang akan
digunakan bersama bahan- bahan tertentu untuk menghasilkan hasil belajar
tertentu pada peserta didik.
Komponen set
bahan dan prosedur yang akan digunakan dalam pembelajaran, Dick dan Carey
(1995) menyebutkan 5 komponen utama, yaitu 1) kegiatan pra pembelajaran, 2) penyajian
informais, 3) partisipasi mahasiswa, 4) tes, dan 5) tindakan lanjut.
2.
Pemilihan
strategi pembelajaran tematik
Pemilihan
strategi pembelajaran paling tidak di dasarkan pada dua argumentasi. Pertama,
strategi yang disusun, didukung dengan teori-teori psikologi dan teori
pembelajaran. Kedua, startegi yang disusun menunjukan efektifitas dalam membuat
siswa mencapai tujuan pembelajaran seperti yang telah ditetapkan.
3.
Tahap
pelaksanaan pembelajaran tematik
Tahap
pelaksanaan pembelajaran tematik yang akan dijelaskan pada dasarnya terbagi
atas tiga tahap utama kegiatan pembelajaran, yaitu:
a)
Kegiatan
pendahuluan
b)
Kegiatan
inti
c)
Kegiatan
penutup
B.
Prosedur
pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik
1.
Kegiatan
pendahuluan
2.
Kegiatan
inti
3.
Kegiatan
penutup/akhir dan tindak lanjut
C.
Pengaturan
jadwal pelajaran
1.
Model
jadwal pengajaran tematik
a.
Model
jadwal pelajaran tematik dengan mata pelajaran
b.
Model
jadwal pelajaran tematik secara terintegrasi
2.
Teknik
merancang jadwal pelajaran tematik
D.
Evaluasi
pembelajaran tematik
1.
Pengertian
Penilaian dalam pembelajaran tematik adalah suatu usaha untuk
mendapatkan berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan, dan menyeluruh
tentang proses dan hasil dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai
oleh anak didik melalui program kegiatan belajar.
2.
Tujuan
Tujuan penilaian
pembelajaran tematik adalah:
a.
Mengetahui
pencapaian indikator yang telah ditetapkan
b.
Memperoleh
umpan balik bagi guru untuk mengetahui hambatan yang terjadi dalam pembelajaran
maupun efektivitas pembelajaran
c.
Memperoleh
gambaran yang jelas tentang perkembangan pengetahuan, keterampilan dan sikap
siswa
d.
Sebagai
acuan dalam menentukan rencana tidak lanjut (remedial, pengayaan, dan
pemantapan)
3.
Prinsip
a.
Penilaian
di kelas I dan II mengikuti aturan penilaian mata-mata pelajaran lain di
sekolah dasar.
b.
Kemampuan
membaca, menulis dan berhitung merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh
peserta didik kelas I dan II
c.
Penilaian
dilakukan dengan mengacu pada indikator dari masing-masing kompetensi dasar dan
hasil belajar dari mata-mata pelajaran.
d.
Penilaian
dilakukan secara terus menerus dan selama proses belajar mengajar berlangsung.
e.
Hasil
karya/ kerja siswa digunakan sebagai bahan masukan guru dalam mengambil
keputusan siswa misalnya: penggunaan tanda baca ejaan kata maupun angka.
4.
Alat
penilaian
Alat penilaian dapat berupa tes dan non tes. Tes mencakup:
tertulis, lisan, atau perbuatan, catatan harian perkembangan siswa, dan
portofolio. Dalam kegiatan pembelajaran di kelas awal penilaian yang lebih banyak
digunakan adalah melaui pemberian tugas dan portofolio.
Guru menilai anak melalui pengamatan yang
lalu dicatat pada sebuah buku bantu. Sedangkan tes tertulis digunakan untuk
menilai kemampuan menulis siswa, khusunya untuk mengetahui tentang penggunaan tanda
baca, ejaan, kata atau angka.
5.
Aspek
penilaian
Pada
pembelajaran tematik penilaian dilakukan untuk mengkaji ketercapaian kompetensi
dasar dan indikator pada tiap-tiap mata pelajaran yang terdapat pada tema
tersebut. Dengan demikian penilaian dalam hal ini tidak lagi terpadu melalui tema, melainkan sudah terpisah-pisah sesuai dengan
kompetensi dasar, hasil belajar dan indikator mata pelajaran.
Komentar
Posting Komentar